Desa Delima, Rabu 13 Mei 2026. - Pemerintah Desa Delima melaksanakan kegiatan pembinaan mengenai kenakalan remaja serta penyalahgunaan obat-obatan terlarang sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda. Kegiatan yang berlangsung di Aula kantor desa Delima tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Beserta Perangkat dan Staf Desa, Ketua BPD Beserta Anggota , Ketua RT sedesa Delima, Ketua Lembaga Adat Desa , Ketua TP.PKK Desa Delima, Anggota KTDS , Kader Kesehatan Desa Delima, Bidan Desa, Kapolsek Tebing Tinggi dan staf, Kepala Pustu induk PWD, Kepala Sekolah SDN 133 Tanjab Barat beserta 4 orang Murid, Kepala Sekolah SMPN 27 Tanjab Barat Beserta 4 orang Murid ,Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depan generasi muda. Di era modern saat ini, pengaruh lingkungan, pergaulan bebas, serta perkembangan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi para remaja apabila tidak diimbangi dengan pengawasan dan pembinaan yang baik.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Delima menyampaikan bahwa remaja merupakan generasi penerus yang harus dijaga dan dibimbing agar tidak terjerumus ke dalam perilaku negatif. Ia menegaskan bahwa persoalan kenakalan remaja dan penyalahgunaan obat-obatan terlarang bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga dan masyarakat.
“Dengan adanya laporan bahwasannya warga kita terindikasi pemakai dan pengedar, dengan ini kita harus lebih ekstra menjaga generasi dan saling bahu membahu memperhatikan pergaulan dan lingkungan Anak-anak muda, saling mengingatkan, memperhatikan, dan memiliki rasa belas kasih sesame, dan rasa keprdulian antar sesama. Selagi dalam lingkup desa delima itu adalah tanggung jawab kita bersama.” ujarnya.
Pada kegiatan sosialisasi tersebut, narasumber (Dr. Lindo Siagian dan Kepala Unit Bina Masyarakat Bapak F. Harahap) memberikan pemahaman mengenai berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti pergaulan bebas, tawuran, konsumsi minuman keras, penyalahgunaan media sosial, hingga penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Selain itu, peserta juga diberikan edukasi tentang dampak buruk narkoba terhadap kesehatan, mental, kehidupan sosial, dan masa depan seseorang.
Para hadirin yang hadir tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan tanya jawab. Mereka diajak untuk memahami pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif serta aktif dalam kegiatan yang bermanfaat, seperti olahraga, kegiatan keagamaan, seni budaya, dan organisasi kepemudaan.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Pemerintah Desa Delima berharap tercipta kerja sama yang baik antara pemerintah desa, orang tua, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga generasi muda dari pengaruh kenakalan remaja dan bahaya narkoba. Dengan adanya kepedulian bersama, diharapkan para remaja Desa Delima dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, disiplin, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan desa.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Desa Delima dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan generasi muda menuju masa depan yang lebih baik.